Tingkatkan Daya Saing Lulusan, Direktorat Kemahasiswaan dan Alumni UNY Gelar Workshop Bimbingan Karier ke-13: Fokus pada Strategic Upskilling dan Adaptasi Masa Depan

Dalam upaya strategis membekali mahasiswa dengan kompetensi yang relevan terhadap dinamika dunia kerja global, Direktorat Kemahasiswaan dan Alumni (DKA) Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) menyelenggarakan Workshop Seri Bimbingan Karier (WSBK) ke-13. Acara yang mengusung tema “Improve Your Value: Strategic Upskilling For The Future of Work” ini berlangsung pada Senin (11/5) di Ballroom Gedung Magister Doktor FMIPA UNY Lantai 4. Kegiatan prestisius ini dihadiri oleh Wakil Dekan Bidang Akademik, Kemahasiswaan, dan Alumni FMIPA UNY, Dr. Ali Mahmudi, M.Pd., serta Kepala Bagian Tata Usaha FMIPA, Bapak Supandi, S.I.P., M.Pd. Antusiasme mahasiswa terlihat sangat tinggi, tercatat sebanyak 300 peserta berpartisipasi aktif, yang terbagi atas 104 peserta hadir secara luring di lokasi dan 196 peserta bergabung secara daring melalui platform digital.

Acara secara resmi dibuka oleh Sekretaris Direktorat Kemahasiswaan dan Alumni UNY, Prof. Dr. Iis Prasetyo, M.M., yang dalam sambutannya menekankan bahwa akselerasi teknologi saat ini menuntut mahasiswa memiliki growth mindset dan kapasitas adaptasi yang tinggi. Beliau menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan implementasi nyata komitmen universitas dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4: Pendidikan Berkualitas dan SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi. Dengan memfasilitasi akses terhadap pengetahuan praktis dari industri, UNY berupaya mereduksi kesenjangan antara dunia pendidikan dan kebutuhan pasar kerja (skill mismatch) guna menciptakan lulusan yang berdaya saing global dan mampu berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.

Workshop ini menghadirkan rangkaian materi komprehensif yang dimulai dengan paparan dari tim ParagonCorp bertajuk "How to Kick Your First Job Recruitment". Dalam sesi ini, mahasiswa dibekali strategi mendalam mengenai persiapan rekrutmen, mulai dari pemetaan profil yang selaras dengan budaya perusahaan hingga teknik wawancara menggunakan metode STAR (Situation, Task, Action, Result) untuk mengartikulasikan kompetensi secara terukur. Melengkapi perspektif industri, Ponidi, S.Pd., selaku Kepala Bidang Pembinaan SMP Dinas Pendidikan Kabupaten Sleman, menyampaikan materi mengenai transformasi pendidik melalui tema "Guru Masa Depan: Upskilling untuk Menciptakan Pembelajaran Inovatif". Ia menggarisbawahi bahwa pendidik masa depan harus mahir mengintegrasikan kecerdasan buatan (AI Integration) namun tetap mengedepankan aspek kemanusiaan dalam menciptakan ekosistem pembelajaran yang inklusif.

Secara akademik, penyelenggaraan WSBK ke-13 ini merupakan bagian dari penguatan Indikator Kinerja Utama (IKU) universitas dalam memastikan mahasiswa mendapatkan pengalaman luar kampus yang relevan. Melalui sinergi antara akademisi dan praktisi, UNY berkomitmen membangun ekosistem pendidikan yang tidak hanya berfokus pada penguasaan kognitif, tetapi juga pada pengembangan karakter dan inovasi yang berkelanjutan. Sebagai bentuk dukungan terhadap keberlanjutan pembelajaran, panitia menyediakan akses terbuka bagi seluruh peserta untuk mempelajari kembali substansi paparan narasumber. Materi lengkap workshop dapat diunduh melalui tautan resmi di: https://uny.id/MateriWSBK13
Diharapkan, melalui materi ini, para lulusan mampu menjadi motor penggerak perubahan yang siap menghadapi kompleksitas dunia kerja di masa depan.

Tags: