Penguatan Sinergi UNY dan Pemkab Purworejo dalam Pengembangan PSDKU sebagai Strategi Perluasan Akses Pendidikan Tinggi

Pemerintah Kabupaten Purworejo menunjukkan komitmen strategis dalam mendukung pengembangan pendidikan tinggi melalui rencana pendirian Program Studi di Luar Kampus Utama (PSDKU) Universitas Negeri Yogyakarta (UNY). Komitmen ini diwujudkan melalui penguatan kerja sama kelembagaan yang diarahkan pada pembangunan kampus baru di wilayah Purworejo sebagai bagian dari perluasan akses pendidikan tinggi yang inklusif dan berkelanjutan.

Langkah tersebut ditegaskan dalam kegiatan kunjungan kerja tindak lanjut kerja sama antara UNY dan Pemerintah Kabupaten Purworejo yang dilaksanakan di Kantor Pemerintah Kabupaten Purworejo pada Selasa (14/4/2026). Kegiatan ini merupakan kelanjutan dari sinergi institusional yang sebelumnya telah terjalin dalam bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

Bupati Purworejo, Hj. Yuli Hastuti, S.H., menyampaikan bahwa pemerintah daerah memiliki kesiapan penuh dalam mendukung pembangunan kampus UNY sebagai bagian dari strategi peningkatan kualitas sumber daya manusia. Dukungan tersebut tidak hanya bersifat administratif, tetapi juga mencakup penyediaan sumber daya dan fasilitasi kebijakan yang kondusif bagi pengembangan pendidikan tinggi di daerah.

Sebagai bentuk konkret komitmen tersebut, Pemerintah Kabupaten Purworejo menawarkan tiga alternatif lokasi pengembangan kampus, yaitu Eks Pusdiklat Kutoarjo, Eks Kawedanan Purwodadi, serta Desa Wero di Kecamatan Ngombol. Ketiga lokasi ini dinilai memiliki potensi strategis dalam mendukung pengembangan infrastruktur pendidikan, baik dari aspek luas lahan maupun keterjangkauan aksesibilitas, termasuk kedekatannya dengan Bandara Yogyakarta International Airport (YIA).

Rektor UNY, Prof. Sumaryanto, menegaskan bahwa proses pendirian kampus akan diawali dengan studi eksplorasi yang komprehensif untuk mengidentifikasi kebutuhan masyarakat serta potensi unggulan daerah. Pendekatan ini bertujuan untuk memastikan bahwa program studi yang dikembangkan memiliki relevansi tinggi dengan kebutuhan dunia kerja dan pembangunan daerah berbasis potensi lokal. Selain itu, keterlibatan pemerintah daerah dalam memberikan rekomendasi tenaga dosen dan tenaga kependidikan juga menjadi bagian dari strategi kolaboratif dalam menjamin kualitas operasional kampus.

Dalam rencana pengembangannya, UNY akan membuka program studi di berbagai bidang strategis, antara lain kesehatan, olahraga, seni, dan ekonomi. Pengembangan ini juga mencakup rencana pembangunan rumah sakit akademik sebagai wahana pembelajaran dan layanan kesehatan terpadu, yang memerlukan dukungan lahan minimal satu hektare. Seluruh proses pengembangan akan didukung melalui kajian kelayakan, riset kolaboratif, serta penguatan kapasitas sumber daya manusia melalui kemitraan lintas sektor.

Wakil Bupati Purworejo, Dion Agasi Setiabudi, S.I.Kom., M.Si., menegaskan bahwa sektor pendidikan merupakan fondasi utama dalam pembangunan daerah. Kehadiran kampus UNY diharapkan tidak hanya memperluas akses pendidikan, tetapi juga berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi lokal, khususnya di wilayah selatan Kabupaten Purworejo. Sebagai tindak lanjut, kedua belah pihak sepakat untuk melaksanakan studi eksplorasi minat masyarakat serta memperkuat koordinasi teknis guna mempercepat realisasi pembangunan kampus.

Dalam perspektif tata kelola pendidikan, Ketua Majelis Wali Amanat UNY, Prof. Suyanto, menekankan pentingnya sosialisasi kepada masyarakat guna menciptakan pemahaman yang komprehensif terhadap rencana pembangunan kampus. Selain itu, dinamika yang muncul, seperti potensi kenaikan harga lahan dan respons dari perguruan tinggi lokal, dipandang sebagai bagian dari proses transisi menuju ekosistem pendidikan tinggi yang lebih kompetitif dan berkualitas.

Secara keseluruhan, sinergi antara UNY dan Pemerintah Kabupaten Purworejo dalam pengembangan PSDKU ini diharapkan mampu menjadi katalisator pembangunan daerah berbasis pendidikan. Inisiatif ini tidak hanya memperkuat peran perguruan tinggi dalam pengembangan sumber daya manusia, tetapi juga berkontribusi terhadap pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya pada aspek pendidikan berkualitas (SDG 4), pekerjaan layak dan pertumbuhan ekonomi (SDG 8), serta kemitraan untuk mencapai tujuan (SDG 17).

 

Sumber: https://www.uny.ac.id/id/berita/perluas-akses-pendidikan-tinggi-pemkab-p...