You are here
Inovasi VR Berbasis Filosofi Jawa Karya Mahasiswa UNY untuk Perkuat Kesehatan Mental Gen-Z dan Identitas Budaya
Di tengah pesatnya perkembangan transformasi digital yang disertai dengan meningkatnya kompleksitas tantangan kehidupan, generasi muda—khususnya Generasi Z—menghadapi dinamika psikososial yang signifikan dalam proses pencarian jati diri. Fenomena ini mendorong perlunya inovasi yang tidak hanya adaptif terhadap perkembangan teknologi, tetapi juga berakar pada nilai-nilai kearifan lokal sebagai fondasi pembentukan karakter.
Merespons kondisi tersebut, mahasiswa Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) yang terdiri atas Choirrunisa, Siti Indah Yulianti, Ajeng Ranaya Syah, Afifah Nur Hasanah, dan Anisa Zulfa Nabila, di bawah bimbingan Dr. Ali Mahmudi, M.Pd., mengembangkan media berbasis virtual reality (VR) yang mengintegrasikan filosofi Jawa Sangkan Paraning Dumadi. Inovasi ini dirancang sebagai media reflektif-edukatif yang bertujuan untuk membantu generasi muda dalam memahami eksistensi diri serta meningkatkan kualitas kesehatan mental secara berkelanjutan.
Pengembangan media VR ini dilandasi oleh realitas empiris yang menunjukkan bahwa Generasi Z kerap mengalami tekanan psikologis, kecemasan, serta kebingungan dalam menentukan arah hidup di tengah arus globalisasi dan disrupsi digital. Di sisi lain, nilai-nilai budaya lokal yang memiliki potensi sebagai pedoman hidup justru cenderung mengalami degradasi. Oleh karena itu, pendekatan integratif antara teknologi imersif dan kearifan lokal menjadi strategi inovatif untuk menjawab tantangan tersebut.
Melalui pengalaman imersif yang dihadirkan dalam media VR, pengguna diajak untuk mengeksplorasi perjalanan filosofis mengenai asal-usul, tujuan, dan makna kehidupan manusia. Proses ini tidak hanya menitikberatkan pada aspek visual, tetapi juga melibatkan dimensi afektif dan reflektif, sehingga mampu mendorong kesadaran diri (self-awareness) serta penerimaan terhadap dinamika kehidupan.
Filosofi Sangkan Paraning Dumadi yang diusung dalam pengembangan media ini mengandung nilai-nilai fundamental terkait hubungan manusia dengan diri sendiri, lingkungan, serta Sang Pencipta. Internalisasi nilai-nilai tersebut diharapkan dapat memperkuat identitas budaya sekaligus membentuk karakter generasi muda yang resilien dan adaptif.
Dalam rangka menguji efektivitas media yang dikembangkan, penelitian ini melibatkan ratusan responden dari kalangan Generasi Z di Daerah Istimewa Yogyakarta. Hasil penelitian diharapkan dapat memberikan kontribusi terhadap pengembangan media pembelajaran inovatif berbasis teknologi, sekaligus menjadi alternatif solusi dalam meningkatkan mental well-being generasi muda.
Lebih lanjut, inovasi ini merepresentasikan peran strategis mahasiswa sebagai agen perubahan yang mampu menghadirkan solusi kontekstual berbasis ilmu pengetahuan dan teknologi tanpa mengesampingkan nilai-nilai budaya lokal. Hal ini sejalan dengan upaya penguatan pendidikan vokasional yang adaptif terhadap kebutuhan zaman, sekaligus mendukung pembelajaran sepanjang hayat.
Dalam perspektif pembangunan berkelanjutan, inisiatif ini berkontribusi terhadap pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya Tujuan 3 (Good Health and Well-being) melalui peningkatan kesehatan mental, Tujuan 4 (Quality Education) melalui pengembangan media pembelajaran inovatif berbasis teknologi, serta Tujuan 11 (Sustainable Cities and Communities) melalui pelestarian dan revitalisasi kearifan lokal di tengah arus modernisasi.
Dengan demikian, inovasi yang dikembangkan oleh mahasiswa UNY ini menunjukkan bahwa pemanfaatan teknologi digital dapat dioptimalkan sebagai sarana edukasi dan refleksi diri yang bermakna, sekaligus menjadi jembatan dalam mengintegrasikan nilai-nilai budaya lokal ke dalam kehidupan generasi muda di era global.
Sumber : https://uny.ac.id/id/berita/dari-kegelisahan-gen-z-mahasiswa-uny-hadirka...
Sistem Informasi
Kontak Kami
Jl. Colombo No.1 Yogyakarta 55281
Jl. Colombo No.1 Yogyakarta 55281
Jum'at : 08.00 - 14.30 WIB
Copyright © 2026,