Penguatan Evaluasi Lulusan, UNY Rancang Instrumen Tracer Study PPG 2026

 

Pada hari Selasa, 9 September 2025, telah dilaksanakan rapat pembahasan mengenai pengembangan instrumen Tracer Study bagi lulusan Program Profesi di lingkungan universitas. Rapat ini dihadiri oleh Prof. Dr. Erwin Setyo Kriswanto, M.Kes., AIFO. selaku Direktur DPPK serta Sekertaris Direktorat Kemahasiswaan dan Alumni Prof. Dr. Iis Prasetyo, M.M. Pertemuan ini bertujuan untuk menyusun dan menyempurnakan instrumen tracer study yang akan digunakan untuk memantau perkembangan karier serta relevansi kompetensi lulusan dengan kebutuhan dunia kerja.

Dalam rapat tersebut disampaikan bahwa instrumen tracer study pada tahap awal diprioritaskan untuk lulusan Program Pendidikan Profesi Guru (PPG) Prajabatan. Hal ini dikarenakan lulusan PPG Dalam Jabatan (Daljab) yang pada umumnya sudah bekerja. Walaupun begitu diharapkan Lulusan PPG Daljab tetap dapat berkontribusi dalam program tracer study ini dengan cara mengisi instrumen yang nantinya akan disebarluaskan. Partisipasi para lulusan diharapkan dapat memberikan gambaran yang lebih komprehensif mengenai dampak program pendidikan profesi terhadap perkembangan karier mereka.

Instrumen yang dikembangkan mencakup berbagai aspek penting, mulai dari proses lulusan dalam memperoleh pekerjaan pertama, jenis instansi tempat bekerja, hingga tingkat kesesuaian kompetensi yang diperoleh selama pendidikan profesi dengan kebutuhan di tempat kerja. Selain itu, instrumen tersebut juga memotret kompetensi penting yang dibutuhkan dalam profesi guru, seperti etika profesi, penguasaan bidang ilmu, kemampuan komunikasi, pemanfaatan teknologi informasi, kerja sama tim, kepemimpinan, serta kemampuan mengelola pembelajaran secara efektif.

Lebih lanjut, instrumen tracer study juga dirancang untuk mengukur kontribusi lulusan PPG dalam meningkatkan kualitas pembelajaran di sekolah, termasuk kemampuan merancang pembelajaran yang mengintegrasikan literasi dan numerasi, mendorong kreativitas serta pemecahan masalah peserta didik, dan menciptakan lingkungan belajar yang inklusif serta kondusif. Data yang diperoleh dari instrumen ini diharapkan dapat memberikan gambaran komprehensif mengenai dampak nyata program PPG terhadap peningkatan kualitas pendidikan di Indonesia.

Selain untuk program PPG, rapat juga membahas rencana pengembangan tracer study untuk Program Profesi Insinyur. Program ini direncanakan akan mengikuti mekanisme tracer study serupa, sehingga dapat memberikan data dan informasi mengenai profil lulusan, ketercapaian kompetensi, serta relevansi pendidikan dengan kebutuhan industri dan dunia profesional.

Melalui pengembangan instrumen tracer study ini, diharapkan universitas dapat memperoleh data yang akurat mengenai kondisi lulusan setelah menyelesaikan pendidikan profesi. Data tersebut nantinya akan menjadi dasar evaluasi dan peningkatan kualitas penyelenggaraan program profesi di masa mendatang, sekaligus memperkuat hubungan antara institusi pendidikan dengan dunia kerja serta para alumni.

Melalui pengembangan instrumen Tracer Study PPG 2026, UNY menegaskan komitmennya dalam membangun sistem evaluasi berbasis data yang berkelanjutan. Hasil tracer study nantinya diharapkan dapat menjadi dasar penting dalam pengembangan kurikulum, peningkatan kualitas pembelajaran, serta perumusan kebijakan pendidikan guru yang lebih adaptif terhadap kebutuhan pendidikan masa depan.