UNY Jadi Tuan Rumah Pelantikan BAPOMI DIY 2025–2029, Dorong Ekosistem Olahraga Mahasiswa Berprestasi

 

Kepengurusan Badan Pembina Olahraga Mahasiswa Indonesia (BAPOMI) Daerah Istimewa Yogyakarta periode 2025–2029 resmi dilantik pada Sabtu (7/3) di Ruang Sidang Utama Rektorat Universitas Negeri Yogyakarta (UNY). Pelantikan dilakukan oleh Ketua Umum Pengurus Pusat BAPOMI sekaligus Direktur Pembelajaran dan Kemahasiswaan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Dr. Beny Bandanadjaja, S.T., M.T.

Kepengurusan BAPOMI DIY periode 2025–2029 dipimpin oleh Prof. Dr. Guntur, M.Pd. bersama jajaran pengurus yang berasal dari berbagai perguruan tinggi di Daerah Istimewa Yogyakarta. Pelantikan ini turut dihadiri oleh Rektor Universitas Negeri Yogyakarta Prof. Dr. Sumaryanto, M.Kes., AIFO selaku Pembina BAPOMI DIY, perwakilan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) DIY, Ketua Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi Wilayah V Yogyakarta (LLDIKTI V), serta pimpinan perguruan tinggi anggota BAPOMI DIY.

Dalam sambutannya, Rektor UNY menyampaikan apresiasi atas dilantiknya pengurus BAPOMI DIY yang baru. Ia menegaskan komitmen UNY dalam mendukung pengembangan olahraga mahasiswa melalui penyediaan sarana dan prasarana olahraga serta dukungan terhadap peningkatan prestasi atlet mahasiswa. Selain itu, Yogyakarta juga menyatakan kesiapan untuk berkontribusi lebih besar dalam pengembangan olahraga mahasiswa nasional, termasuk apabila dipercaya menjadi tuan rumah Pekan Olahraga Mahasiswa Nasional (POMNAS) tahun 2027.

Sementara itu, perwakilan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) DIY yang diwakili oleh Kepala Bidang Data dan IT, Ibu Sri Redjeki S.Si., M.Kom., Ph.D.  menyampaikan harapan agar kepengurusan baru BAPOMI DIY mampu memperkuat kolaborasi dengan KONI DIY dalam sistem pembinaan olahraga prestasi di daerah. Dukungan perguruan tinggi dinilai menjadi faktor penting dalam menciptakan ekosistem pembinaan atlet mahasiswa yang berkelanjutan.

Ketua Umum Pengurus Pusat BAPOMI, Dr. Beny Bandanadjaja, menegaskan bahwa BAPOMI memiliki peran strategis dalam pembinaan olahraga nasional, khususnya dalam mendorong lahirnya atlet mahasiswa berprestasi tanpa mengesampingkan kualitas pendidikan tinggi. Menurutnya, sinergi antara perguruan tinggi dan pemangku kepentingan menjadi kunci dalam memperkuat tata kelola organisasi yang profesional dan akuntabel.

Usai pelantikan, kegiatan dilanjutkan dengan rapat kerja BAPOMI DIY yang membahas agenda strategis organisasi, antara lain penguatan sinergi antarperguruan tinggi, persiapan penyelenggaraan Pekan Olahraga Mahasiswa Daerah (POMDA) 2026, serta langkah-langkah strategis untuk mempersiapkan keikutsertaan dalam ajang POMNAS 2027.

Melalui kepengurusan baru ini, BAPOMI DIY diharapkan mampu memperkuat pembinaan olahraga mahasiswa sekaligus melahirkan atlet-atlet berprestasi di tingkat nasional dan internasional. Upaya tersebut juga sejalan dengan komitmen perguruan tinggi dalam mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya pada SDG 3 (Kehidupan Sehat dan Sejahtera), SDG 4 (Pendidikan Berkualitas), dan SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan) melalui penguatan kolaborasi antarperguruan tinggi dan pemangku kepentingan dalam pengembangan olahraga mahasiswa.