Menuju Abdidaya 2026, UNY Dampingi 20 Besar Tim PPK Ormawa Perkuat Subproposal Program Pemberdayaan Desa

Kegiatan Sosialisasi 20 Besar PPK Ormawa dilaksanakan pada tanggal 05 Maret 2026 sebagai upaya memberikan pembekalan kepada tim yang lolos seleksi tahap 20 besar. Kegiatan ini diawali dengan sambutan dari Prof. Dr. Iis Prasetyo, S.Pd., M.M. yang menekankan bahwa mahasiswa harus mampu menjadi agent of change yang nyata, bukan sekadar jargon. Beliau menyampaikan harapan agar prestasi PPK Ormawa pada tahun ini dapat meningkat dibandingkan tahun sebelumnya serta menjadi kebanggaan bagi organisasi mahasiswa. Selain itu, beliau menegaskan bahwa inti dari program PPK Ormawa adalah kepedulian kepada masyarakat melalui kegiatan pengabdian dan pemberdayaan, sehingga masyarakat sasaran dapat menjadi lebih mandiri.

Pada sesi materi, narasumber Filmada Ocky Saputra dan Hari Jevri Vernando menyampaikan pengalaman dan tips dalam menyusun substansi subproposal PPK Ormawa serta strategi untuk lolos seleksi Abdidaya. Dijelaskan bahwa kegiatan yang dirancang tidak boleh hanya berupa pelatihan, tetapi harus mengarah pada pemberdayaan masyarakat yang berkelanjutan. Selain itu, disampaikan pula pentingnya peran berbagai pihak dalam pelaksanaan program, mulai dari perguruan tinggi yang memberikan dukungan fasilitas dan pendampingan, dosen pendamping yang membantu perumusan permasalahan dan substansi proposal, hingga organisasi mahasiswa yang bertanggung jawab melakukan monitoring, evaluasi, serta pencarian mitra pendukung kegiatan. Komitmen dari pihak desa juga menjadi faktor penting dalam keberhasilan program agar kegiatan dapat berjalan dengan baik dan mendapat dukungan masyarakat.

Kegiatan sosialisasi juga diisi dengan sesi tanya jawab serta review terhadap substansi proposal yang disusun oleh tim PPK Ormawa. Dalam sesi tersebut disampaikan beberapa catatan penting terkait penyusunan proposal. Melalui kegiatan ini diharapkan seluruh tim dapat memperbaiki serta menyempurnakan subproposal yang disusun sehingga mampu menghasilkan program PPK Ormawa yang berdampak nyata bagi masyarakat. Lebih lanjut, kegiatan ini juga sejalan dengan upaya pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya SDG 4 (Quality Education) melalui penguatan kapasitas mahasiswa dalam merancang program pemberdayaan berbasis pengetahuan, SDG 11 (Sustainable Cities and Communities) melalui kontribusi program pemberdayaan masyarakat yang berkelanjutan di tingkat desa, serta SDG 17 (Partnerships for the Goals) melalui kolaborasi antara perguruan tinggi, mahasiswa, dosen pendamping, pemerintah desa, dan mitra lainnya dalam mewujudkan pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan.

Melalui kegiatan ini, Universitas Negeri Yogyakarta berharap tim PPK Ormawa tidak hanya mampu menghasilkan proposal yang kompetitif, tetapi juga melahirkan program pemberdayaan masyarakat yang berkelanjutan dan berdampak nyata. Dengan semangat kolaborasi antara mahasiswa, dosen, perguruan tinggi, dan masyarakat desa, program PPK Ormawa diharapkan dapat menjadi wahana pembelajaran kontekstual bagi mahasiswa sekaligus kontribusi nyata perguruan tinggi dalam mendukung pembangunan berkelanjutan serta penguatan peran generasi muda sebagai agen perubahan di tengah masyarakat.