You are here
Harmoni dari Yogyakarta untuk Dunia: PSM Swara Wadhana UNY Raih Juara Umum di Saint Angela International Choir Festival 2026
BANDUNG, 14 Februari 2026 – Tepuk tangan panjang menggema saat nama PSM Swara Wadhana Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) diumumkan sebagai Grand Champion dalam ajang Saint Angela International Choir Festival (SAICF) 2026. Prestasi ini menjadi puncak dari proses latihan intensif dan disiplin yang dibangun selama berbulan-bulan, sekaligus menegaskan posisi UNY sebagai perguruan tinggi dengan capaian tertinggi dalam kompetisi tersebut. PSM Swara Wadhana berhasil meraih Juara 1 (Gold Medal) pada Kategori Folklore dan Juara 1 pada Kategori Mixed Young Adult sebelum akhirnya memenangkan babak Grand Champion yang mempertemukan seluruh juara pertama lintas kategori.
Pada Kategori Folklore, tim UNY tampil autentik dan penuh energi, mengungguli pesaing seperti PSM POLBAN dan Gita Puja Wiyata, sementara pada Kategori Mixed Young Adult UNY bersaing dengan dua universitas lain sehingga terdapat tiga finalis universitas dalam kategori tersebut. Untuk Kategori Folklore sendiri terdapat enam finalis dari berbagai institusi pendidikan. Secara keseluruhan, kompetisi tingkat universitas diikuti oleh lima perguruan tinggi, yaitu Universitas Pasundan Bandung, Universitas Pignatelli Triputra Surakarta, Universitas Negeri Yogyakarta, Politeknik Negeri Bandung, dan Institut Teknologi Nasional Bandung. Dengan capaian tersebut, UNY menempati peringkat pertama antar Eks-LPTK peserta, peringkat pertama antar PTNBH peserta, serta peringkat pertama antar perguruan tinggi asal Daerah Istimewa Yogyakarta.
Kualitas penampilan peserta dinilai oleh dewan juri internasional yang berasal dari lima negara, yakni Spanyol (Basque), Singapura, Slovenia/Italia, Indonesia, dan Filipina. Standar penilaian berskala global ini memperkuat legitimasi kemenangan UNY sebagai hasil kompetisi yang objektif dan kompetitif. Keberhasilan tersebut tidak terlepas dari peran Giovanni Rijkty Primero Tampatty selaku pelatih dan konduktor dalam mengasah harmoni dan presisi musikal, serta bimbingan Lukas Gunawan Arga Rakasiwi, S.Pd., M.Pd. sebagai pembina yang menjaga soliditas tim, dengan dukungan pimpinan universitas di lokasi kompetisi.
Dari perspektif pembangunan berkelanjutan, capaian ini berkontribusi langsung pada implementasi beberapa Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs). Pertama, SDG 4 (kualitas pendidikan, karena partisipasi mahasiswa dalam kompetisi internasional menjadi bentuk pembelajaran berbasis pengalaman (experiential learning) yang meningkatkan kompetensi teknis, kepemimpinan, disiplin, dan kemampuan komunikasi lintas budaya. Kedua, SDG 11 (komunita berkelanjutan), khususnya pada aspek pelestarian warisan budaya tak benda, melalui pembawaan repertoar Folklore yang merepresentasikan identitas budaya Indonesia di forum internasional. Ketiga, SDG 17 (kemitraan unutuk tujuan) karena interaksi dengan juri dan peserta dari berbagai negara memperkuat jejaring kolaborasi global di bidang seni dan pendidikan tinggi. Selain itu, kegiatan seni yang inklusif dan partisipatif juga sejalan dengan semangat SDG 16 (lembaga yang kuat) dalam mendorong dialog budaya yang konstruktif dan memperkuat peran institusi pendidikan sebagai agen diplomasi budaya.
Dengan demikian, penobatan sebagai Grand Champion tidak hanya mencerminkan keunggulan artistik, tetapi juga menunjukkan kontribusi nyata UNY dalam mengintegrasikan prestasi akademik, pengembangan karakter mahasiswa, dan komitmen terhadap agenda pembangunan berkelanjutan di tingkat global.
Sistem Informasi
Kontak Kami
Jl. Colombo No.1 Yogyakarta 55281
Jl. Colombo No.1 Yogyakarta 55281
Jum'at : 08.00 - 14.30 WIB
Copyright © 2026,